Usai Debat Kandidat, Ketua PanLih Kongres VII BM PAN : Silahkan DPW dan DPD Lirik Kandidat Yang Punya Gagasan

sorot24.id | JAKARTA – Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Kongres VII BM PAN, Achmad Qayyimel Alofi, mengajak seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BM PAN untuk menjadikan debat kandidat sebagai referensi utama dalam menentukan pilihan pada Kongres VII BM PAN.

Debat kandidat yang berlangsung di Teater Bulungan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (21/6/2026) menjadi ruang bagi para calon Ketua Umum untuk memaparkan visi, misi, serta gagasan strategis dalam membawa organisasi ke arah yang lebih maju dan relevan dengan tantangan generasi muda.

Menurut Ketua Panlih; Achmad Qayyimel Alofi, setelah menyaksikan pemaparan para kandidat, kini saatnya DPW dan DPD menilai secara objektif siapa sosok yang memiliki kapasitas kepemimpinan, pemahaman organisasi, dan gagasan yang paling konkret untuk masa depan BM PAN.

“Usai debat ini, DPW dan DPD silakan melirik kandidat mana yang benar-benar memiliki gagasan strategis, memahami kebutuhan organisasi, serta memiliki kemampuan mengonsolidasikan kekuatan BMPAN dari pusat hingga daerah,” ujar Lofi.

Ia menegaskan bahwa dalam organisasi sebesar BMPAN, figur pemimpin tidak cukup hanya mengandalkan akses vertikal atau kedekatan dengan elite tertentu. Seorang Ketua Umum juga harus memiliki legitimasi dan kedekatan dengan kader di daerah.

“BM PAN membutuhkan pemimpin yang bukan hanya memiliki akses vertikal, tetapi juga mengakar kuat di DPW dan DPD. Organisasi ini dibangun oleh kader-kader di daerah, sehingga aspirasi dan kebutuhan daerah harus menjadi perhatian utama calon pemimpin,” tegasnya.

Lofi menambahkan, debat kandidat telah memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh calon untuk menunjukkan kualitas kepemimpinan, kemampuan berpikir strategis, serta komitmen mereka dalam membangun organisasi yang lebih progresif dan inklusif.

Menurutnya, pemilik suara memiliki kesempatan untuk menilai secara langsung rekam gagasan para kandidat, mulai dari isu kaderisasi, penguatan organisasi, digitalisasi gerakan, pengembangan kapasitas pemuda, hingga strategi memperluas peran BM PAN dalam pembangunan nasional.

“Kami di Panlih hanya memastikan proses berjalan demokratis, transparan, dan adil. Adapun pilihan berada di tangan DPW dan DPD. Karena itu, gunakan momentum ini untuk memilih berdasarkan gagasan, kapasitas, dan kedekatan kandidat dengan basis kader di daerah,” katanya.

Ia berharap Kongres VII BM PAN dapat menghasilkan Ketua Umum yang mampu menyatukan seluruh elemen organisasi, memperkuat konsolidasi nasional, serta menjadikan BM PAN semakin berdaya dan berpengaruh dalam mengawal kepentingan generasi muda Indonesia.

“Debat sudah selesai, gagasan sudah dipaparkan. Kini saatnya DPW dan DPD menentukan pilihan terbaik demi masa depan BMPAN,” pungkas Achmad Qayyimel Alofi .

red24_KANU

Pemkab Tangerang Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 hingga Tingkat RT/RW

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), termasuk menggerakkan seluruh perangkat daerah hingga tingkat RT dan RW guna memastikan pendataan berjalan sukses dan menghasilkan data yang akurat.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid saat menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di GSG Puspemkab Tangerang, Selasa (23/6/26).

Kolaborasi antara Pemerintah, BPS, Dunia Usaha, Akademisi dan Masyarakat.Pemkab Tangerang optimistis Sensus Ekonomi 2026 akan menghasilkan data yang berkualitas. foto/dok : istimewa. [red24]
“Kami siap mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Seluruh perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, desa hingga RT dan RW akan kami libatkan untuk membantu menyukseskan pendataan ini agar berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas,” ujar Maesyal Rasyid.

Menurut dia, data yang akurat bisa menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Untuk itu, keberhasilan sensus ekonomi ini juga harus didukung semua pihak, tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS, tetapi juga seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

“Data yang akurat dan berkualitas ini menjadi fondasi utama penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Keberhasilan sensus ini bukan hanya tanggung jawab BPS, tapi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah,” tandasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil sensus ekonomi nantinya akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan. Data yang dihasilkan tersebut juga akan membantu pemerintah dalam merancang program yang tepat sasaran, mendorong investasi, membuka peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus. Semakin baik data yang kita miliki, maka semakin tepat pula kebijakan yang akan dirumuskan untuk kemajuan daerah,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan dukungan selama proses pendataan berlangsung. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat turut menjadi kunci keberhasilan Sensus Ekonomi 2026.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah, BPS, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat, Pemkab Tangerang optimistis Sensus Ekonomi 2026 akan menghasilkan data yang berkualitas sebagai landasan mewujudkan pembangunan daerah yang semakin maju, kompetitif, dan berdaya saing,” ujarnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/44-Prokopim/VI/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

Bupati Tangerang Dorong Penguatan Sinergi Terwujudnya Keluarga dan Desa Sadar Hukum

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) yang digelar di Kec. Sepatan Kabupaten Tangerang, Senin (22/6/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid terus mendorong penguatan sinergi dan kolaborasi antara pemerintahan daerah, pemerintahan desa dan lembaga penegak hukum guna mewujudkan keluarga dan desa sadar hukum.

“Sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pemerintah desa yang makin kuat merupakan langkah strategis dalam membangun keluarga, masyarakat desa yang taat hukum, tertib, dan berintegritas,” ujar Maesyal Rasyid.

Ia menegaskan peran strategis kepala desa sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Untuk itu, dia berharap para kepala desa dapat menjadi teladan dalam penyelenggaraan pemerintahan yang menjunjung tinggi supremasi hukum sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Saya berharap para kepala desa dapat menjadi teladan dalam penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta menjunjung tinggi supremasi hukum sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin meningkat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Maesyal Rasyid mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum sosialisasi tersebut untuk memperluas wawasan dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan hukum yang dihadapi masyarakat agar dapat dicegah sejak dini melalui pendekatan edukatif dan persuasif.

“Semoga melalui kegiatan ini lahir desa-desa yang semakin sadar hukum, aparatur desa yang profesional, dan masyarakat yang semakin cerdas dalam memahami hak, kewajiban, serta tanggung jawabnya sebagai warga negara,” ungkapnya.

Pihaknya pun menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Tinggi Banten, Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, dan DPC APDESI Kabupaten Tangerang yang telah menginisiasi program sosialisasi tersebut.

“Terima kasih dan apreasi yang tinggi atas inisiatif DPC APDESI bekerjasama dengan Kejati dan Kejari Kabupaten Tangerang. Semoga melalui kegiatan ini, semakin banyak keluarga dan desa-desa yang lebih mengedapkan pendekatan yang humanis dan persuasif dalam menyelesaikan setiap persoalan hukum yang terjadi,” pungkasnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/43-Prokopim/VI/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

Siswa-Siswi PKBM se-Kota Serang Tahun Ajaran 2025/2026 : Siap Kuliah, Siap Kerja,Siap Wirausaha,Main Film Juga Oke !

sorot24.id | SERANG – Bertujuan saling memotivasi dan unjuk eksistensi, 120 perwakilan siswa-siswi dari Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se- Kota Serang, Jumat (19/6/2026), mengikuti kegiatan Pelepasan Siswa-Siswi PKBM Se-Kota Serang TA 2025/2026. Berlangsung di Gedung PWM Muhammadiyah Provinsi Banten, Cipocok Jaya, kegiatan ini diinisiasi Forum Komunikasi (FK) PKBM Kota Serang.

foto/dok : red24 .

“Pelepasan bersama siswa-siswi dari 43 PKBM ini adalah kali kedua kami selenggarakan. Tujuannya untuk saling memotivasi,” ucap Ketua FK PKBM Kota Serang Jafarudin.

Pelepasan siswa-siswi lulusan Paket A, Paket B dan Paket C tersebut dilakukan Sekretaris Dindikbud Kota Serang Tb Agus Suryadin bersama Kabid PAUDNI Dindikbud Kota Serang Ati Rohayati.

“Agar berkembang, setiap PKBM harus senantiasa berkoordinasi dengan Dindikbud Kota Serang maupun Kemendikbud. Karena bagaimana pun, anggaran pendidikan kesetaraan ini dibantu oleh pusat,” pesan Tb. Agus Suryadin.

foto/dok : red24 .

Bersama wawasan akademik, para lulusan pendidikan kesetaraan secara khusus juga dibekali life skill. Itulah mengapa selain mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, mereka juga diharapkan bisa bersaing di dunia kerja, atau berwirausaha.

Selama ini dengan berkolaborasi bersama stake holder terkait, potensi para siswa-siswi PKBM di bidang industri kreatif pun terbukti cukup mumpuni. Di antaranya saat bersama Sanggar Film Anak Serang (FANS), berkolaborasi memproduksi film pendek. Memanfaatkan SDM maupun SDA yang dimiliki, dua PKBM yang mampu meretas prestasi adalah PKBM Ummatan Wasathon, Kasemen dan PKBM Insan Madani, Taktakan. Yakni lewat torehan Sutradara Terbaik Festival Film Banten (FFBan) 2024 melalui film pendek bertajuk “Titik Balik” dan Skenario Terbaik di FFBan 2025 lewat film pendek tentang pendekar pencak silat berjudul “Lelaki”.

red24_RG

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Sukses Gelar Festival Kuliner Halal 2026

sorot24.id | ​TANGERANG – Kegiatan Festival Kuliner Halal yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kabupaten Tangerang resmi ditutup pada Minggu (21/6/2026). Acara yang berlangsung selama lima hari sejak 17 Juni tersebut mendapatkan apresiasi positif dari para pelaku usaha mikro karena dinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

​Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah, yang hadir dalam acara penutupan tersebut menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran rangkaian kegiatan. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan dari para pelaku usaha, festival ini terbukti efektif dalam meningkatkan pendapatan harian mereka.

​”Dari perbincangan kami dengan para pelaku usaha mikro, ternyata mereka sangat merespon dan respect terhadap kegiatan ini. Sehari-harinya, omzet yang didapat di setiap stand kuliner mencapai minimal Rp500.000 per hari,” ujar Syaifullah.

​Syaifullah menambahkan bahwa para pedagang sangat berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Menurutnya, festival kuliner ini tidak hanya sekadar ajang promosi, tetapi juga menjadi sarana untuk menggerakkan roda ekonomi lokal.

​Lebih lanjut, Syaifullah menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengkolaborasikan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga kelurahan, guna mendukung pelaku UMKM.

​”Ini menjadi catatan bagi kami untuk terus mengkolaborasikan kembali antara  kantor kecamatan, kelurahan, pemerintahan desa dan UMKM lokal agar terus bersinergi dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat. Harapannya, kegiatan ini bisa terus berjalan dengan lancar demi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Pelaku UMKM Sepatan Timur, Hasan Saleh, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa festival ini memberikan dampak positif yang sangat dirasakan oleh para pelaku usaha lokal.

​”Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Tangerang, dalam hal ini Pak Bupati dan jajarannya yang sudah memfasilitasi dan menyelenggarakan Gebyar Kuliner Produk Halal ini. Acara ini sangat membantu para pelaku UMKM dan kami berharap pemerintah dapat kembali mengadakan kegiatan serupa di masa mendatang karena antusiasme masyarakat yang sangat luar biasa,” ujar Hasan.

red24_AS

Bupati Tangerang : Jurusita Pajak Daerah Harus Berintegritas, Humanis, Persuasif dan Profesional

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri acara pengangkatan dan pengambilan sumpah/janji 10 orang Jurusita Pajak pada  Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) di Pendopo Bupati, Senin, (22/06/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid secara tegas meminta kepada Jurusita Pajak yang diangkat tersebut untuk melaksanakan tugas dan amanah yang diemban dengan penuh tanggung jawab, profesional dan berintegritas.

“Saya minta jalankan wewenang sesuai dengan tupoksi dan aturan yang berlaku, tanggung jawab, junjung tinggi etika, humanis, persuasif dan profesional. Senantiasa ingat dan pegang teguh sumpah, janji saudara. Jangan mudah terpengaruh hal-hal yang memecah konsentrasi,” tegas Bupati Maesyal Rasyid.

Menurut dia, Jurusita Pajak mempunyai peran dan tugas yang sangat penting, salah satunya untuk membantu meningkatkan kualitas tata kelola penertiban pajak di Kabupaten Tangerang dan sebagai ujung tombak dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan daerah.

“Saudara-saudara diangkat menjadi jurusita adalah untuk membantu penertiban tentang perpajakan yang ada di Kabupaten Tangerang. Jadi kalau sudah pelaksanaan tugas terganggu pastinya tujuan daerah yang utamanya tidak akan kita peroleh,” tandasnya.

Lebih lanjut, Bupati Maesyal Rasyid juga menyoroti banyaknya informasi dari masyarakat terkait perpajakan di Kabupaten Tangerang. Dia berharap dengan dilantiknya 10 Jurusita Pajak tersebut menjadi terobosan baru yang bisa menjawab berbagai tantangan dan permasalahan pajak yang terjadi sehingga berkontribusi positif pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pembangunan, kepentingan dan  kemaslahatan masyarakat.

“Ini diharapkan menjadi terobosan baru kita yang bisa menjawab tantangan dan permasalah pajak yang jadi sorotan. Potensi-potensi lebih bisa bisa kita gali dalam rangka mendukung PAD di Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bapeda Kab. Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto mengungkapkan bahwa pengangkatan Jurusita Pajak tersebut menjadi momentum penting untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan profesionalisme aparatur penahih pajak daerah guna mendukung optimalisasi PAD.

“Kehadiran Jurusita Pajak daerah ini diharapkan semakin memperkuat fungsi penegakan hukum di bidang perpajakan daerah serta meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam rangka mendukung optimalisasi PAD Kabupaten Tangerang,” jelas Slamat Budhi.

Pihaknya juga berharap pengangkatan dan pengucapan sumpah, janji tersebut menjadi penegasan komitmen para Jurusita Pajak Daerah untuk melaksanakan tugas penagihan pajak daerah dengan profesional, berintegritas, dan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

red24_AS

sorot24.id | TANGERANG – Pedas! Hendra Primitif semprot kinerja PD Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Kabupaten Tangerang. Ia menilai pasar rakyat tradisional bakal punah kalau pengelolaannya masih gitu-gitu aja dan gak ngikutin zaman!

Menurut Hendra, pasar tradisional itu tulang punggung ekonomi rakyat kecil. Tapi kalau gak diurus bener, lama-lama bakal digilas sama mall dan toko online.

“Hari ini pasar tradisional gak cukup cuma ngandelin cara lama. Butuh inovasi, harus bersih, aman, nyaman, dan melek teknologi biar orang masih mau belanja ke pasar. Kalau enggak, ya wassalam, bisa punah!” tegas Hendra dengan nada tinggi.

Ia nyentil PD Pasar NKR yang dinilai kurang terobosan. Hendra minta jangan cuma jadi tukang kutip retribusi doang. Harus ada perbaikan fasilitas, digitalisasi, pedagang ditata, parkir dibenahi, pasar dipromosikan biar rame lagi.

“PD Pasar NKR jangan cuma ngurus administrasi. Harus bisa bikin pedagang sejahtera dan pembeli betah. Pasar rakyat itu harus bersih, tertib, modern, tapi tetep gak ninggalin ciri khas tradisionalnya,” ujarnya.

Hendra juga mendesak Pemkab Tangerang turun tangan. Banyak pasar tradisional kondisinya udah memprihatinkan, dari bangunan rusak, kumuh, semrawut, sampai kalah saing sama minimarket yang makin menjamur.

“Jangan sampe pasar rakyat yang jadi tempat cari makan ribuan pedagang kecil mati gara-gara pengelolaannya lemah dan gak ada inovasi. Pemkab dan PD Pasar NKR harus gercep! Kalau gak, pasar tradisional tinggal nama,” pungkasnya.

*Red: RAS*

sorot24.id | TANGERANG – Ekstrakurikuler Teater “Bisa Meren” dari SMK Teknologi Pilar Bangsa Sepatan, Kabupaten Tangerang, turut memeriahkan ajang Exciting Banten Festival 2026. Acara bergengsi ini digelar oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Banten pada Minggu (21/6/2026).

‎Pada edisi tahun ini, Teater Bisa Meren berpartisipasi dalam Lomba Kategori Seni Pertunjukan yang menjadi salah satu rangkaian utama festival. Kompetisi tersebut mengusung tema kreativitas anak muda Banten untuk mempromosikan potensi pariwisata dan budaya daerah melalui karya seni pertunjukan yang orisinal dan inspiratif. Dalam ajang ini, mereka membawakan naskah orisinal berjudul “SAMSARA” karya Khoirul Anam.

‎Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Teknologi Pilar Bangsa Sepatan, Wisnu, menyampaikan apresiasi mendalam atas semangat para siswa.
‎“Kami bangga Teater Bisa Meren berani tampil di event level provinsi. Ini bukti nyata bahwa siswa SMK tidak hanya unggul di bidang vokasi, tetapi juga kreatif di bidang seni dan budaya. Kami berharap karya mereka bisa menginspirasi teman-teman pelajar lain di Banten,” ujar Wisnu.

 Baca Juga : ‎Dibuka Wali Kota, Jalan Sehat Sarungan Al Azhom 2026 Banjir Doorprize Umroh

‎Rasa syukur dan bangga juga diungkapkan oleh Khoirul Anam, sosok di balik lahirnya naskah “SAMSARA”. Ia mengaku tidak menyangka karya yang ditulisnya bisa menggema di panggung sekalas provinsi.

Anggota Teater Bisa Meren SMK Pilar Bangsa Sepatan berfoto bersama dengan properti topeng usai latihan pementasan SAMSARA
Seluruh anggota Teater Bisa Meren SMK Teknologi Pilar Bangsa Sepatan berpose bersama usai persiapan pementasan “SAMSARA” untuk Exciting Banten Festival 2026. Proses produksi melibatkan seni peran, sinematografi, hingga penyuntingan. dok :ras/sorot24.id

 

 Baca Juga : Reses Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi PAN Komisi V di Hadiri Ratusan Konstituen


‎“Tentu sangat bersyukur dan bangga sekali karya saya, ‘SAMSARA’, bisa dibawakan oleh teman-teman di ajang tingkat provinsi ini. Melihat tulisan saya hidup di atas panggung besar adalah kepuasan yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk melahirkan karya yang kompetitif,” ungkap Anam.

‎Ia juga memberikan motivasi kepada rekan-rekan sesama pecinta seni untuk tidak takut dalam menuangkan ide dan kreativitas. “Jangan pernah ragu untuk mulai menulis atau berkarya. Teruslah asah potensi diri, karena anak muda Tangerang dan Banten punya kreativitas yang tidak kalah hebat dari daerah lain,” tambahnya penuh semangat.

‎Di sisi lain, Pembina Teater Bisa Meren, Ismail, menambahkan bahwa proses produksi pementasan ini melibatkan seluruh anggota teater secara total, mulai dari penulisan naskah, seni peran, sinematografi, hingga proses penyuntingan (editing).

‎“Anak-anak belajar kerja tim, disiplin waktu, dan menuangkan ide kreatif mereka. Terima kasih untuk Dispar Banten yang sudah menyediakan wadah gratis dan berhadiah besar untuk para pelajar,” kata Ismail.

‎Partisipasi Teater Bisa Meren ini diharapkan menjadi langkah awal bagi SMK Teknologi Pilar Bangsa Sepatan untuk konsisten berkarya, sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Tangerang di kancah provinsi.

‎Red : RAS

 

sorot24.id | TANGERANG – Jalan Sehat Sarungan Festival Al Azhom ke-13 pecah! Ribuan warga serbu Puspemkot Tangerang, Minggu (21/6/2026). Wali Kota Sachrudin bagikan langsung hadiah utama umroh di puncak acara.

Acara tahunan Pemkot Tangerang itu dipusatkan di Area Masjid Raya Al Azhom, Jl. Satria Sudirman. Sejak pukul 06.00 WIB, peserta sudah memadati lokasi. Tepat pukul 07.00 WIB, Wali Kota Tangerang Dr. H. Sachrudin, S.Sos., M.Si. resmi melepas peserta jalan sehat.

“Silaturahmi gak harus formal. Lewat jalan sehat pagi ini kita perkuat ukhuwah dan budaya hidup sehat,” tegas Sachrudin di hadapan ribuan peserta.

Rute jalan sehat melintasi Puspem – Jl. Satria Sudirman – Jl. TMP Taruna – Jl. Siswa Dalam – Jl. Daan Mogot – Jl. Benteng Jaya – Jl. Raya Pantura, dan finis kembali di Puspem.

Baca Juga : Warga RW 001 Cikokol Geruduk Kantor Kelurahan, Desak Lurah Cabut SK Ketua RW dan Gelar PSU

Festival Al Azhom 2026 digelar 15-27 Juni. Selain jalan sehat, ada tabligh akbar, lomba Islami, seni budaya, seminar, konser musik, hingga 180 booth UMKM dan kuliner.

Yang paling ditunggu: Doorprize paket umroh! Pukul 08.40 WIB, Sachrudin langsung menyerahkan hadiah utama ke pemenang yang disambut riuh tepuk tangan warga.

Ribuan peserta Jalan Sehat Sarungan Festival Al Azhom 2026 membawa spanduk Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan di Puspemkot Tangerang
Ribuan warga Kota Tangerang mengikuti Jalan Sehat Sarungan Festival Al Azhom ke-13 yang digelar Pemkot Tangerang di kawasan Puspemkot, Minggu pagi (21/6/2026). dok;avriyani/sorot24.id

Baca Juga : Wabup Intan Hadiri Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz Pondok Modern Daarul Hikmah Sukadiri

Hadir juga Wakil Wali Kota H. Maryono Hasan, Sekda H. Herman Suwarman, Kasat Binmas AKBP Rachmad Hariyanto, Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, serta seluruh Kepala OPD dan Camat.

Pengamanan 41 personel gabungan Polres & Polsek. Acara kelar 09.30 WIB, aman dan kondusif.

red24/avriyani

Hilang, AJB Nomor 713/2004 Atas Nama Drs Agustinus di Tigaraksa: Bagi yang Menemukan Hubungi 081295304478
Hilang, AJB Nomor 713/2004 Atas Nama Drs Agustinus di Tigaraksa: Bagi yang Menemukan Hubungi 081295304478
previous arrow
next arrow

Bupati Tangerang : Manfaatkan Program Sekolah dan Beasiswa Gratis Santri Wajib Lanjutkan Pendidikan 

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Tasyakkur dan Ikhtitam Angkatan XXXIII Santri Kelas VI Ma’had Tarbiyatul Mubtadiin Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa, Minggu (21/6/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid meminta para santri agar jangan sampai putus sekolah dan orang tua juga diharapkan terus mendukung anak-anaknya agar terus melanjutkan pendidikan ke kenjang yang lebih tinggi lagi.

Bupati Maesyal Rasyid bersama pengurus pesantren dan santri – santriwati Tarbiyatul Mubtadiin Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa, foto/dok: istimewa. [red24]
“Saya mohon kepada anak-anakku, para santri yang hari ini lulus terus melanjutkan sekolahnya. Orang tua juga harus dukung anak-anaknya melanjutkan pendidikan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi lagi,” pinta Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah mencanangkan program Beasiswa Tangerang Gemilang dan program SD, SMP swasta gratis secara bertahap. Untuk itu para orang diharapkan bisa memanfaatkan program-program tersebut untuk mendukung anak-anaknya terus sekolah sampai dengan jenjang perguruan tinggi.

Menurutnya,Pemerintah daerah berkomitmen terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar tidak ada anak yang terkendala melanjutkan pendidikan karena faktor ekonomi.

Tidak perbedaan perlakuan antara sekolah negeri dan swasta. Pemerintah daerah sudah menggratiskan sekolah SD-SMP swasta, secara bertahap terus kita tingkatkan. Ada juga program Beasiswa Tangerang Gemilang bagi mereka yang kuliah. Manfaatkan program ini, jangan sampai anak putus sekolah,” tandasnya.

Ia berharap para lulusan Ma’had Tarbiyatul Mubtadiin dapat menjaga nama baik almamater serta menjadi generasi yang membawa manfaat bagi agama, masyarakat, dan daerah. Dan kepada para orang tua, ia menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang telah diberikan selama masa pendidikan putra-putrinya di pesantren.

“Jadilah generasi Islami yang unggul, mandiri, dan tangguh untuk membangun Kabupaten Tangerang. Terima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan, bimbingan dan upayanya sampai anak bisa lulus seperti saat ini,” ucapnya.

Bupati pun mengapresiasi peran pesantren yang selama ini konsisten mencetak generasi berakhlak mulia, berilmu, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang berilmu, tangguh dan berakhlak mulia.

“Atas nama pemerinfah daerah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pondok pesantren, termasuk Ma’had Tarbiyatul Mubtadiin ini yang terus bersinergi dalam melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cakap ilmu, tapi juga berkarakter dan berakhlak mulia,” ujarnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/41-Prokopim/VI/2026(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL